Saat sedang becermin, pernahkah Anda tiba-tiba mendapati muka Anda bengkak atau sembap seperti baru bangun tidur? Jika ya, hal ini bisa terjadi akibat kondisi atau penyakit yang mungkin tidak disadari. Simak penyebab dan cara mengatasinya berikut ini. Apa penyebab muka bengkak? Terkadang, Anda mungkin terbangun dengan muka sembap setelah bangun tidur. Kondisi ini umumnya terjadi akibat tekanan pada wajah, misalnya setelah tidur tengkurap. Namun, masalah wajah bengkak tidak bisa Anda anggap sepele. Ini bisa menjadi pertanda dari kondisi maupun penyakit serius yang mendasarinya. Nah, berikut merupakan berbagai penyebab muka bengkak tiba-tiba yang perlu Anda waspadai. 1. Konsumsi makanan tertentu Tak disangka, makanan dengan kandungan garam natrium dan monosodium glutamat MSG yang tinggi bisa menyebabkan muka terlihat sembap. Hal ini diakibatkan karena tubuh butuh waktu lebih untuk mencerna natrium. Sifat natrium yang menahan air membuat tubuh menumpuk cairan, termasuk pada wajah. Adapun jenis makanan tinggi natrium yang umum dikonsumsi yakni mi instan, makanan cepat saji fast food, dan makanan ringan dalam kemasan. 2. Efek samping obat kortikosteroid Golongan obat kortikosteroid, seperti prednison, bisa menimbulkan efek samping berupa wajah sembap. Kondisi ini sendiri dikenal dengan istilah moon face. Dikutip dari Cleveland Clinic, moon face diakibatkan oleh penggunaan steroid dalam waktu lama. Ini bisa memicu retensi atau penumpukan cairan di dalam tubuh. Retensi cairan tidak hanya memengaruhi wajah, tapi juga bisa memicu pembengkakan pada kaki dan bagian tengah tubuh Anda. 3. Reaksi alergi Reaksi alergi yang diakibatkan oleh serbuk sari, gigitan serangga, obat, maupun makanan juga bisa menjadi penyebab muka bengkak secara tiba-tiba. Gejala umum alergi antara lain bersin, mata merah konjungtivitis alergi, gatal, ruam kulit, gatal-gatal, serta pembengkakan pada bibir, lidah, hingga tenggorokan. Namun, Anda juga perlu mewaspadai reaksi alergi parah atau anafilaksis. Ini ditandai dengan mengi, sulit bernapas, jantung berdebar cepat, dan pingsan. Apabila Anda atau orang di sekitar mengalami gejala anafilaksis, segera hubungi layanan darurat medis untuk mendapatkan pertolongan. 4. Angioedema Reaksi alergi terhadap alergen zat pemicu alergi berupa makanan atau obat-obatan bisa menyebabkan pembengkakan parah di bawah permukaan kulit yang disebut angioedema. Umumnya, angioedema memengaruhi area bibir dan sekitar mata. Selain bengkak pada wajah, kondisi ini bisa disertai dengan rasa gatal atau juga tidak. Meski terlihat ringan, kondisi ini juga bisa memicu pembengkakan pada lidah dan tenggorokan yang membuat pengidapnya kesulitan bernapas. Kondisi inilah yang bisa mengancam jiwa sehingga membutuhkan pertolongan medis darurat. 5. Aktinomikosis Aktinomikosis merupakan infeksi kronis atau jangka panjang yang disebabkan oleh bakteri genus Actinomyces, terutama Actinomyces israelii A. israelii yang banyak ditemukan di dalammulut. Penyakit ini biasanya ditandai dengan pembentukan abses gigi, yaitu penumpukan nanah di sekitar gigi. Kemunculan abses pada rahang inilah yang menyebabkan rahang kaku, sakit, dan bengkak. Selain pada mulut, aktinomikosis juga dapat menyerang bagian tubuh mana pun, termasuk kepala, leher, dada, perut, hingga panggul. 6. Sinusitis kronis Penyebab muka bengkak lainnya yaitu sinusitis kronis. Kondisi ini mengakibatkan rongga sinus di belakang tulang wajah meradang selama lebih dari tiga bulan. Gejala sinusitis kronis dapat berupa penurunan indra penciuman, hidung tersumbat, lendir hijau kekuningan, rasa sakit pada wajah, demam, sakit tenggorokan, dan kelelahan. Infeksi sinus bisa disebabkan oleh virus, bakteri, atau alergen. Tingkat keparahan kondisi ini biasanya berbeda tergantung pada penyebab infeksi yang Anda alami. 7. Hipotiroidisme Wajah bengkak bisa menjadi salah satu gejala hipotiroidisme, yakni kondisi saat kelenjar tiroid tidak menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah yang cukup. Hal ini terbukti melalui studi kasus dalam Netherlands Journal of Medicine pada 2013. Studi tersebut melaporkan kasus seorang wanita pengidap hipotiroid berusia 23 tahun yang mengalami pembengkakan muka disertai kelelahan, penambahan berat badan, dan konstipasi sembelit.Jika Anda terus-menerus mengalami muka sembap dan tanda hipotiroid lainnya, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan dengan dokter. Bagaimana cara mengatasi muka bengkak? Jika penyebab muka sembap Anda adalah efek bangun tidur atau konsumsi makanan tinggi garam, Anda kemungkinan hanya butuh waktu sebentar untuk mengembalikannya. Nah, Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut ini untuk mempercepat pemulihannya. 1. Senam wajah Jangan remehkan keajaiban senam wajah setelah bangun tidur. Hal kecil ini dapat membawa dampak besar untuk penampilan wajah Anda. Rutin melakukan senam wajah dipercaya melancarkan peredaran darah pada wajah. Wajah pun akan tampak lebih kencang dan bebas bengkak pada pagi hari. 2. Cuci muka dengan air dingin Jika Anda terbiasa cuci muka dengan air hangat, sekarang sebaiknya mulailah mencuci muka dengan air dingin. Rasa dingin ini bisa membantu mengatasi wajah yang sembap. Selain cuci muka, Anda juga bisa mendapatkan manfaat yang sama dengan kompres dingin menggunakan es batu yang dibalut handuk. Tempelkan kompres ke seluruh wajah Anda kira-kira selama sepuluh menit. 3. Perhatikan asupan makanan Salah satu penyebab muka bengkak adalah makanan, jadi penting bagi Anda untuk mengurangi asupan makanan tinggi garam dan MSG dari menu sehari-hari. Untuk menambah cita rasa makanan, Anda bisa menambahkan alternatif seperti bawang merah, bawang putih, jahe, dan kunyit. Jangan lupa juga untuk rutin minum air putih. Asupan air membantu mengurangi bengkak dengan menyeimbangkan kadar natrium dan cairan dalam tubuh Anda. Kesimpulan Muka bengkak dapat disebabkan oleh kebiasaan saat tidur, efek samping makanan dan obat, serta masalah kesehatan, seperti alergi, infeksi, atau ketidakseimbangan hormon. Jika pembengkakan tidak berangsur mereda atau bertambah parah, segera konsultasi dengan dokter untuk diagnosis lebih lanjut.Doksaya mau nnya ini kucing saya gk tau tiba" pulang udh bengkak hbs itu saya semprot dengan scadik anti infeksi kulit kucing itu ke punggung nya pas 2 hari tiba" jam 2 pagi keluar nanah smpe sekarang dan lebih parah nya punggung nya malah berlobang gede banget itu ngatasi nya gimana ya dok? Toko Kesehatan HDmall.id JAKARTA, Jika kamu menemukan kucing peliharaa mu jalan dengan kaki pincang, kamu mungkin akan bertanya-tanya penyebabnya. Sebaiknya segera periksa kaki kucing, apakah ada duri atau luka yang terbuka pada kaki kucing. Selain akibat dari duri atau luka, pincang pada kaki kucing juga dapat disebabkan hal lain seperti masalah pada syaraf dan dari Vet of The Rockies, Minggu 6/3/2022, jika kamu melihat tanda-tanda seperti bengkak, kemerahan, darah, dan kucing mulai lesu sebaiknya segera bawa kucing ke dokter hewan. Berikut ini adalah beberapa penyebab kaki kucing tiba-tiba pincang dan cara mengatasinya. Baca juga 5 Alasan Kucing Menutupi Wajahnya Saat Tidur Masalah ortopedi Salah satu penyebab masalah ortopedi pada kucing adalah saat ia melompat dari ketinggian. Kucing memang ahli dalam melompat, namun ketika ia tidak siap untuk jatuh kemungkinan terjadi masalah pada pergelangan kakinya. Hal ini seringkali dialami oleh kucing yang masih muda atau kucing tua dengan masalah persendian. Untuk itu sebaiknya pastikan jendela atau balkon aman agar kucing tidak jatuh ke area bawah. Masalah ortopedi lainnya seperti keselo patellar atau tempurung tutut yang tidak pada tempatnya juga dapat menyebabkan pincang. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter hewan agar kucing mendapatkan pertolongan. Baca juga 5 Alasan Kucing Menutupi Wajahnya Saat Tidur Arthritis Pincang, perubahan dalam berjalan, kaku, dan kesulitan melompat atau memanjat dapat berarti bahwa kucing peliharaan mu semakin tua dan mereka menderita nyeri sendi kucing tetap pincang atau dengan gejala nyeri lainnya dan tidak membaik dalam 24 jam, bawalah kucing ke dokter hewan agar segera di tangani. Baca juga Apa Penyebab Bulu Kucing Kusut? Kardiovaskular Jika kaki belakang kucing tidak berfungsi, bisa jadi ini merupakan masalah kardiovaskular. Kelemahan kaki belakang dapat terjadi pada kucing yang memiliki penyakit jantung yang dikenal sebagai kardiomiopati hipertrofik HCM. Penyakit ini menyebabkan penebalan otot jantung, yang dapat menyebabkan pembekuan darah yang mengganggu suplai darah ke kaki belakang, yang dikenal sebagai feline aortic thromboembolism FATE. jika kucing menyeret salah satu atau kedua kaki belakangnya, sebaiknya segera bawa ke dokter. Baca juga Kucing Tersetrum Listrik, Apa yang Harus Dilakukan? Neurologis Jika kucing tiba-tiba pincang dan tidak ada indikasi penyakit ortopedi, jaringan lunak, jantung, atau penyakit lainnya yang jelas, dokter hewan atau spesialis akan mempertimbangkan kemungkinan masalah neurologis. Sama seperti manusia, kucing yang lebih tua sembilan tahun atau lebih dapat mengalami cedera neurologis. Cedera ini menyebabkan hilangnya gerakan, termasuk stroke atau kompresi pada sumsum tulang belakang, penyakit cakram intervertebralis atau IVDD, yang terjadi ketika bantalan bantalan di antara tulang belakang mengeras. Baca juga 5 Alasan Mengapa Kucing Suka Memijat Pemiliknya Cara mengatasi dan membantu kucing yang pincang SHUTTERSTOCK / VeronArt16 Ilustrasi kucing - Kucing Ragdoll. Saat kucing berjalan dengan pincang, salah satu saran terbaik ialah konsultasikan dengan dokter hewan agar kucing mendapatkan treatment yang sesuai. Selain itu kamu bisa melakukan hal berikut ini untuk membatu kucing merasa lebih baik Bawa kucing ke dokter hewan, dokter akan melakukan X-ray untuk memeriksa apakah terdapat retakan atay tulang yang patah pada kucing. Hindari memberikan obat pereda nyeri manusia tanpa resep dokter hewan, obat manusia dapat berbahaya dan beracun bagi kucing. Bantu kucing dengan meletakkan tempat buang air, wadah minum dan makan di area yang mudah dijangkau. Letakkan tempat tidurnya di area yang jarang di lalui manusia agar kucing merasa tenang. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Hewanians, apakah kamu pernah melihat mata kucing bengkak? Selain mengganggu penampilan, ternyata hal ini bisa berbahaya loh. Kondisi mata kucing yang bengkak bisa disebabkan oleh iritasi. Selain itu, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh penuaan pada kucing kamu. Apapun penyebabnya, mata bengkak pada kucing merupakan kondisi yang harus kamu atasi segera. Yuk belajar lebih lengkap soal penyebab serta cara mengatasi mata kucing bengkak pada artikel di bawah ini! Ada tiga penyebab umum pada kondisi mata kucing bengkak menonjol. Yang pertama adalah blepharitis. Selain blepharitis, mata bengkak pada kucing juga kerap disebabkan oleh konjungtivitis. Kedua penyebab ini biasanya terjadi secara berbarengan. Blepharitis dan Konjungtivitas Penyebab mata kucing bengkak yang pertama adalah Blepharitis. Blepharitis merupakan istilah dalam kedokteran hewan yang menunjukan pembengkakan pada kelopak mata kucing. Pembengkakan ini bisa terjadi pada satu atau kedua mata kucing sekaligus. Sering dikenal dengan nama blepharospasm, ada dua gejala yang paling umum terjadi dari kondisi ini yaitu Berkedip berlebihan spasmodik Menyipitkan mata Mata berair Radang mata terutama pada kelopak mata Selain itu, blepharitis juga biasanya muncul bersamaan dengan gejala konjungtivitis – sebuah infeksi mata yang sering dikenal dengan “pink eye”, Selain membuat bengkak, biasanya gejalanya dibarengi dengan mata berair pada kucing. Baik blepharitis dan konjungtivitis biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Beruntungnya, dua kondisi ini dapat diobati! Bagaimana caranya? Alergi Bawaan Selanjutnya, penyebab mata kucing bengkak paling umum lainnya adalah alergi bawaan. Mirip dengan manusia, kucing memiliki reaksi alergi terhadap lingkungan maupun makanan. Nah, salah satu alergi ini dapat membuat mata kucing bengkak dan berair. Meski begitu, kamu bisa mencegah alergi ini terjadi pada kucing kesayangan kamu dengan mengawasi kegiatan saat mengganti deterjen cucian, penyegar, ataupun makanan kucing. Selain membuat mata bengkak, kondisi ini dapat menyebabkan masalah lain saat kucing menggaruk dirinya secara berlebihan dan membuat iritasi. Symblepharon Symblepharon menggambarkan adhesi konjungtiva selaput lendir yang melindungi bola mata ke kornea bagian terluar mata yang dilindungi oleh konjungtiva. Kondisi mata bengkak pada kucing biasanya akibat ulserasi okular yang berkembang setelah kucing tertular Feline Herpes Virus. Jika kamu melihat ulcer – luka – berkembang pada mata kucing kamu, bisa jadi hal ini adalah tanda bahwa kucing kamu terkena feline herpes virus. Beruntungnya, jika diatasi segera, Symblepharon dapat diobati. Jadi, jika kamu curiga bahwa mata bengkak kucing adalah akibat dari Feline Herpes Virus. Maka kamu harus segera mendiskusikan hal ini dengan dokter hewan sesegera mungkin. Hal ini untuk membantu mencegah symblepharon berkembang atau memburuk. Anisocoria Penyebab mata kucing bengkak lainnya adalah anisocoria. Kondisi ini bisa menyebabkan ukuran pupil kucing membesar. Jika pupil kucing kamu terlihat berbeda – satu pupil terlihat lebih besar –, bisa saja mereka menderita anisocoria. Kondisi anisocoria bisa disebabkan oleh cedera fisik pada mata kucing kamu. Mereka dapat berkembang dan menyebabkan gejala yang lebih parah seperti Glaukoma kondisi umum pada kucing yang lebih tua Penyakit retina kanker mata uveitis radang bagian dalam mata Jika kamu menemukan perbedaan yang mencolok dari pupil mata kucing kamu, segera diskusikan kondisi ini pada dokter hewan. Cara Mengobati Mata Kucing yang Bengkak Cara mengobati mata kucing yang bengkak akan tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Misal jika penyebab mata kucing bengkak adalah blepharitis dan konjungtivitis, maka dokter hewan akan meresepkan kamu obat tetes mata. Obat tetes mata ini berfungsi untuk menenangkan dan mengobati kelopak mata yang bengkak serta iritasi. Namun, hal yang pasti dan harus kamu lakukan adalah dengan melakukan konsultasi dengan dokter hewan. Meski cara mengobati mata kucing yang bengkak akan tergantung dari penyebabnya, namun satu hal yang pasti, kamu harus mengatasinya dengan berkonsultasi dengan dokter hewan. Kamu bisa melakukan konsultasi dokter hewan secara online di Hewania. Tersedia berbagai macam pilihan dokter hewan yang bisa kamu pilih. Selain itu, kamu juga bisa mengatur jadwal konsultasi ini secara fleksibel. Writer Galih Primananda Mulyana
Jika kamu menemukan kucing peliharaa mu jalan dengan kaki pincang, kamu mungkin akan bertanya-tanya penyebabnya. Sebaiknya segera periksa kaki kucing, apakah ada duri atau luka yang terbuka pada kaki kucing. Selain akibat dari duri atau luka, pincang pada kaki kucing juga dapat disebabkan hal lain seperti masalah pada syaraf dan sendi. Melansir dari Vet of The Rockies, jika kamu melihat tanda-tanda seperti bengkak, kemerahan, darah, dan kucing mulai lesu sebaiknya segera bawa kucing ke dokter hewan. Berikut ini adalah beberapa penyebab kaki kucing tiba-tiba pincang dan cara mengatasinya. credit halodoc Masalah ortopedi Salah satu penyebab masalah ortopedi pada kucing adalah saat ia melompat dari ketinggian. Kucing memang ahli dalam melompat, namun ketika ia tidak siap untuk jatuh kemungkinan terjadi masalah pada pergelangan kakinya. Hal ini seringkali dialami oleh kucing yang masih muda atau kucing tua dengan masalah persendian. Untuk itu sebaiknya pastikan jendela atau balkon aman agar kucing tidak jatuh ke area bawah. Masalah ortopedi lainnya seperti keselo patellar atau tempurung tutut yang tidak pada tempatnya juga dapat menyebabkan pincang. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter hewan agar kucing mendapatkan pertolongan. Arthritis Pincang, perubahan dalam berjalan, kaku, dan kesulitan melompat atau memanjat dapat berarti bahwa kucing peliharaan mu semakin tua dan mereka menderita nyeri sendi artritis. Jika kucing tetap pincang atau dengan gejala nyeri lainnya dan tidak membaik dalam 24 jam, bawalah kucing ke dokter hewan agar segera di tangani. Kardiovaskular Jika kaki belakang kucing tidak berfungsi, bisa jadi ini merupakan masalah kardiovaskular. Kelemahan kaki belakang dapat terjadi pada kucing yang memiliki penyakit jantung yang dikenal sebagai kardiomiopati hipertrofik HCM. Penyakit ini menyebabkan penebalan otot jantung, yang dapat menyebabkan pembekuan darah yang mengganggu suplai darah ke kaki belakang, yang dikenal sebagai feline aortic thromboembolism FATE. jika kucing menyeret salah satu atau kedua kaki belakangnya, sebaiknya segera bawa ke dokter. Neurologis Jika kucing tiba-tiba pincang dan tidak ada indikasi penyakit ortopedi, jaringan lunak, jantung, atau penyakit lainnya yang jelas, dokter hewan atau spesialis akan mempertimbangkan kemungkinan masalah neurologis. Sama seperti manusia, kucing yang lebih tua sembilan tahun atau lebih dapat mengalami cedera neurologis. Cedera ini menyebabkan hilangnya gerakan, termasuk stroke atau kompresi pada sumsum tulang belakang, penyakit cakram intervertebralis atau IVDD, yang terjadi ketika bantalan bantalan di antara tulang belakang mengeras. Cara mengatasi dan membantu kucing yang pincang Saat kucing berjalan dengan pincang, salah satu saran terbaik ialah konsultasikan dengan dokter hewan agar kucing mendapatkan treatment yang sesuai. Selain itu kamu bisa melakukan hal berikut ini untuk membatu kucing merasa lebih baik Bawa kucing ke dokter hewan, dokter akan melakukan X-ray untuk memeriksa apakah terdapat retakan atay tulang yang patah pada kucing. Hindari memberikan obat pereda nyeri manusia tanpa resep dokter hewan, obat manusia dapat berbahaya dan beracun bagi kucing. Bantu kucing dengan meletakkan tempat buang air, wadah minum dan makan di area yang mudah dijangkau. Letakkan tempat tidurnya di area yang jarang di lalui manusia agar kucing merasa tenang. source
56YZ.